WOW! Wisatawan Domestik Serta Mancanegara Yang Kunjungi Jawa Tengah Mencapai 38 Juta Orang

by Admin 109 views

SEMARANG - Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Provinsi Jateng mencatat, sepanjang tahun 2017, wisatawan yang berkunjung ke Jawa Tengah mencapai 38.514.234 orang.

Jumlah tersebut terdiri dari wisatawan nusantara sebanyak 37.796.086 orang, jauh melampui target sejumlah 34 juta orang, sedangkan wisatawan asing sebanyak 718.148 orang.

Kepala Disporapar Provinsi Jateng, Urip Sihabudin mengungkapkan, kunjungan wisatawan ke Jateng tiap tahun memang selalu meningkat.

Itupun belum termasuk wisatawan yang datang ke obyek wisata desa wisata yang biasanya tidak tercatat di dinas.

Untuk wisatawan nusantara, tahun 2017 lalu terbanyak berkunjung ke Kota Surakarta ada 3.843.353 orang.

Disusul Kabupaten Magelang ada 3.565.865, Kabupaten Semarang ada 2.623.996, Jepara ada 2.132.073 orang, Banyumas ada 2.053.127 orang, Kota Semarang ada 1.998.572 orang.

"Tujuan wisatanya paling banyak didatangi masih sama seperti tiap tahunnya," katanya, Minggu (11/2/2018).

Obyek wisata yang dikunjungi di antaranya Candi Borobudur Kabupaten Magelang, Candi Prambanan Klaten, Museum Kereta Api Ambarawa Kabupaten Semarang, Kota Lama Semarang, dataran tinggi Dieng Banjarnegara-Wonosobo, kepulauan Karimunjawa Jepara, keraton Kasunanan Surakarta.

Sedangkan wisatawan asing mencapai 718.148 orang, meningkat dari 2016 sebanyak 578.914 orang.

Meski sudah melampui target RPJMD 2013-2018, target tahun ini tetap meningkat sampai 30 persen atau sekitar 1 juta orang. Sejak 2013 pertumbuhannya mencapai 13,10 persen pertahun.

Salah satu faktor pendorong meningkatnya jumlah wisatawan asing itu tidak lepas dari kalender event internasional yang digelar di Jateng.

Semisal Borobudur Internasional Festival, hingga Bank Jateng Borobudur Marathon (BJBM).

"BJBM yang masuk kategori sport tourism kemarin banyak diikuti wisman," katanya.

Kerjasama dengan Pemda DIY juga dianggap mengambil porsi jumlah kunjungan wisman ke Jateng.

Sebab, di dunia kepariwisataan, Joglosemar (Yogyakarta-Solo-Semarang) ditempatkan menjadi satu kesatuan.

"Jadi kalau ada kunjungan wisman yang mendarat di DIY, bisa dipastikan akan berkunjung ke Jateng. Kami sama-sama membuat promosi besar-besaran," katanya.(*)

 

 

Sumber : www.tribunnews.com