Trenggono Yakin Capai Target 1 Juta Wisman

by Admin 9 views

SEMARANG-- Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata(Disporapar) jateng optimistis bisa memenuhi target kunjungan 1 juta wisatawan mancanegara pada tahun ini, menyusul digelarnya event Bursa Wisata Indonesia (BWI) kelima di Kota Semarang.

Kepala Bidang Pengembangan SDM dan Parekraf Disporapar Jateng, Trenggono mengatakan, event BWI itu sekaligus membrending Jateng, khususnya Kota Semarang.

Menurut dia, hal itu mengingat event rutin tahunan tersebut yang bakal diikuti sebanyak 103 seller dan 300 buyer atau travel agent, sehingga potensial mendatangkan wisatawan, termasuk wisatawan mancanegara (wisman).

"Dengan seller yang bukan hanya orang Semarang, di antaranya Solo, Tegal, Pemalang, dan lain-lain, mereka termasuk ikut andil dalam perputaran uang, sehingga saya optimistis bisa mencapai target 1 juta wisatawan (mancanegara-Red)," katanya, di sela BWI di Hotel Patrajasa Semarang, Kamis (8/11).

Trenggono menuturkan, event itu juga untuk membuka jaringan antara pelaku wisata Jateng dengan pelaku wisata di luar Jateng. Ketika sudah ada transaksi, dia menambahkan, hal itu diharapkan dapat meningkatkan jumlah lama tinggal dan belanja wisatawan yang muaranya untuk kesejahteraan masyarakat.

"Hari ini saja sudah sekitar 300 buyer (yang datang-Red) dari luar Jateng, otomatis akan berpengaruh pada perekonomian yang ada di Semarang, dan itu jelas nyata," ujarnya.

Trenggono menyatakan, dengan tema yang diusung adalah 'Gayeng Reborn', kegiatan itu dinilai bukan sekedar bisnis, tapi bagimana membangun suasana yang gayeng sesuai dengan khasanah budaya Indonesia, khususnya Jateng.

Lebih banyak

Menurut dia, jumlah wisatawan mancanegara di Jateng hingga Agustus tercatat sebanyak 718 ribu orang, lebih banyak dari tahun-tahun sebelumnya yang tercatat pada 2017 sebanyak 660 ribu orang, dan pada 2016 sebanyak 578 ribu orang.

"Harapannya pada 2019 bisa mencapai target 1,2 juta wisatawan mancanegara, karena untuk wisatawan domestik kami sudah mencapai sekitar 41 jutaan pada tahun ini. Sedangkan target wisatawan domestik pada 2019 sebanyak 45 jutaan," paparnya.

Ketua panitia Bursa Wisata Indonesia (BWI), Eko Arief Widodo menjelaskan, jumlah seller yang terdaftar mengikuti event itu tercatat sebanyak 103, terdiri dari hotel, restoran, objek wisata, dan lain-lain.

Jumlah itu di antaranya 63 hotel, 19 travel agen dari Korea, Batam, Malaysia, Bangka Belitung dan lain-lain, tujuh pusat oleh-oleh seperti Kampung Semarang dan Pusat Oleh-oleh 52, serta 11 objek wisata seperti Taman Safari.

"Pembeda BWI ke-5 ini dengan sebelumnya adalah selain table top masih ada empat tambahan kegiatan lain, seperti seminar, ekspo UKM, lomba bloger, dan lomba video pariwisata khusus untuk dinas kota/kabupaten di Jateng. Acara BWI ini hanya satu hari, jadi semua kegiatan dilakukan dari pagi sampai sore," jelasnya.

Terkait dengan tema acara, Arief mengungkapkan, 'reborn' maksudnya adalah mengingat kembali atau melahirkan kembali potensi-potensi wisata yang dimiliki Jateng. Hal itu karena kebanyakan orientasi wisata itu hanya pantai dan taman hiburan.

"Sekarang ini wisata semakin banyak, seperti seni dan budaya di Jateng, baik desa wisata yang mengandung unsur budaya, tarian, karnaval, dan masih banyak lagi," tandasnya. (dta)

Sumber : Tribunjateng