Hutan Tinjomoyo Disebut Raksasa Mati Suri, Ini Sebabnya..

by Admin 86 views

SEMARANG – Agenda menghidupkan kembali objek wisata Hutan Kota Tinjomoyo dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang dengan menggelar Pasar Semarangan setiap Sabtu yang akan dimulau mulai 17 Maret 2018. Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi pun gencar mempromosikan agenda tersebut di akun media sosialnya.

Hendi—sapaan akrab Hendrar Prihadi—menyebut objek wisata Hutan Kota Tinjomoyo di Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng) itu merupakan raksasa yang telah lama mati suri. “Tinjomoyo Semarang sudah lama mati Suri,” tulis orang nomor di ibu kota Jateng tersebut di akun Twitternya, @hendrarprihadi, Jumat (9/3/2018).

Hendi pun mengajak warganya bersama-sama menghidupkan kembali objek wisata yang ia anggap telah lama mati suri tersebut. “Mari kita bangunkan kembali raksasa ini,” lanjut sang wali kota Semarang dengan mengunggah video Hutan Kota Tunjomoyo.

Selain itu, poilitikus PDI Perjuangan tersebut juga meminta warganet untuk turut mempromosikan agenda Pasar Semarangan di Hutan Kota Tinjomoyo dengan me-retweet video yang ia unggah di media sosial Twitter. “Nyuwun tulung Retweetnya njeh. Suwun [Minta tolong di-retweet ya. Terima kasih],” pungkas Hendi.

Sebelumnya, Hendi membeberkan agenda Pasar Semarangan di Hutan Kota Tinjomoyo merupakan buah kerja sama antara Pemkot Semarang dan dan komunitas-komunitas di Kota Semarang. Hendi menegaskan Pasar Semarangan adalah agenda rutin yang akan digelar sepekan sekali, setiap Sabtu.

 

 

Sumber : www.solopos.com