Melirik Kampung Wisata Dudan

by Admin 8 views

KAMPUNG WISATA: Kompleks Makam Kyai Duda di Kampung Dudan, Kelurahan Tidar Utara digadang menjadi destinasi wisata religi baru unggulan Kota Magelang setelah berhasil menyabet gelar juara pertama Lomba Potensi Kampung Wisata Magelang tahun 2018. (Suaramerdeka.com/ Asef Amani)

SEBAGAI daerah penyangga Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Borobudur, Kota Magelang terus berbenah agar turut mampu menjadi magnet kunjungan wisatawan. Tidak hanya dari kalangan pemerintahan saja, masyarakat pun mulai sadar untuk menggeliatkan gairah pariwisata.

Salah satunya warga Kampung Dudan, Kelurahan Tidar Utara, Kecamatan Magelang Tengah, Kota Magelang yang mulai mengembangkan wisata religi dan rekreasi/edukasi. Adanya kompleks Makam Kyai Duda yang sudah direnovasi oleh Kementerian PUPR menjadi titik kebangkitan wisata ini.

Kompleks makam tokoh penting dalam sejarah perkembangan Kota Magelang ini sudah selesai direnovasi dari dana APBN 2018 sebesar Rp 1.770.500.000. Meski belum diresmikan Pemkot Magelang, kompleks makam ini sudah bisa menerima kunjungan para pelancong.

Ngateman (59), sesepuh Kampung Dudan mengatakan, proyek renovasi sudah selesai, tinggal peresmian saja. Meski begitu, sudah ada pengunjung yang datang untuk melihat-lihat lokasinya dan berziarah. “Hasil renovasinya sangat bagus dan memang pas untuk tempat wisata baik religi maupun hiburan,” ujarnya di kediamannya, Rabu (5/12).

Hasil renovasi terlihat sangat menarik dan jauh lebih kece dibanding sebelumnya. Di kompleks makam terdapat bangunan utama dengan bentuk atap kerucut seperti gunungan yang di dalamnya terdapat makam Kyai Duda. Di sebelahnya ada bangunan joglo yang digunakan untuk balai pertemuan.

Terdapat pula tempat wudhu berupa kendi untuk para peziarah dan kompleks dikelilingi tembok berarsitektur modern. Jalan menuju kompleks makam tertata baik dengan adanya gapura unik dan pintu masuk makam terdapat gerbang bertuliskan “Makam Kyai Dudo” dan tulisan Jawa Kuna.

Dengan biaya renovasi yang tidak murah, wajar kalau kompleks makam ini digadang bakal menjadi destinasi wisata unggulan baru di Kota Magelang. Terlebih, baru saja Kampung Dudan ini meraih juara pertama Lomba Potensi Kampung Wisata Magelang tahun 2018.

Kampung Dudan merebut gelar ini dari lomba yang diadakan Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Magelang untuk pertama kalinya. Kampung ini mengalahkan Kampung Sanden, Kelurahan Kramat Utara yang meraih juara dua dan Kampung Kemirirejo, Kelurahan Kemirirejo sebagai juara tiga.

Ngateman pun merasa bersyukur atas gelar juara ini. Di bawah kepemimpinan Aziz sebagai Ketua RW 12 dan segenap pengurus RW 10 serta RW 11, kampung ini berhasil mendapat penilaian terbaik dari dewan juri.

“Kami sudah merencanakan beragam kegiatan di kampung ini. Selain religi, ada wisata rekreasi dan edukasi berupa olahraga panahan di kompleks Pondok Pesantren Tidar. Juga potensi perikanan dan tanaman organik yang menarik untuk bahan pendidikan anak-anak,” jelasnya.

Ia menyebutkan, setiap malam Jumat Kliwon selalu diadakan mujahadah di kompleks makam ini yang diikuti warga Kampung Dudan. Setelah ini, pihaknya membuka pintu lebar kepada siapapun untuk berkegiatan religi di kompleks makam ini, termasuk mujahadah.

“Selain malam Jumat Kliwon, silahkan warga dari mana saja kalau mujahadah di sini sekaligus ziarah. Dengan menjadi juara, semoga ke depan Kampung Dudan makin dikenal dan banyak yang datang ke sini, sehingga geliat ekonomi kian bergairah,” ungkapnya.

Lurah Tidar Utara, Tenny Iis Mulyadi mengaku gembira Kampung Dudan menjadi juara pertama lomba Kampung Wisata. Dengan gelar ini, maka secara resmi Kampung Dudan menjadi Kampung Wisata di Kota Magelang yang siap dikunjungi para wisatawan.

“Kampung Dudan memang menjadi andalan kami dalam lomba ini. Potensinya memang kompleks Makam Kyai Duda ini dan olahraga panahan di Pondok Pesantren Tidar. Mudah-mudahan ke depan makin dikenal dan banyak dikunjungi wisatawan,” tuturnya.

 

Dikutip dari: Suara Merdeka