Bukit Cinta Watu Prahu Gunung Gajah, Spot Romantis Nan Instagramable Di Klaten

Ingin melihat wilayah Kabupaten Klaten dari ketinggian? Atau mencari spot foto nan Instagramable agar bisa diunggah di media sosial? Datang saja ke Bukit Cinta Watu Prahu Gunung Gajah.

Bukit Cinta Watu Prahu berada di Desa Gunung Gajah, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten. Untuk sampai di Bukit Cinta Watu Prahu, Anda dapat menempuh perjalanan sekitar 16 km atau sekira 35 menit berkendara. 

Tempat wisata ini juga mudah ditempuh dari Kota Solo atau Yogyakarta. Hanya sekitar satu jam perjalanan. Rute yang paling mudah adalah via Jalan Raya Cawas-Bayat. Tenang saja, sudah ada beberapa tanda yang akan mengarahkan Anda untuk sampai ke Bukit Cinta.

Seorang petugas yang ditemui, Yulianto mengatakan, sebelum menjadi tempat wisata, Bukit Cinta ini hanyalah kawasan perbukitan biasa. Adalah Kepala Desa Gunung Gajah, Yoyok Kartika Cahyo yang berinisiatif menyulap tempat tersebut. 

Idenya datang desa lain di sekitar Klaten yang sukses mengelola potensi desa mereka. Satu di antaranya Desa Ponggok yang tenar dengan wisata umbul atau mata air alaminya.

Memanfaatkan Dana Desa, mulailah pembangunan kawasan Bukit Cinta Watu Prahu pada awal 2017. Pembangunan dan penataan kawasan Bukit Cinta Watu Prahu memakan waktu selama empat bulan. Pada April 2017, tempat wisata ini diresmikan dan mulai menerima pengunjung.

Sejak saat itu, keberadaan Bukit Cinta Watu Prahu mulai dikenal, setidaknya oleh warga Klaten serta daerah sekitarnya, seperti Solo, Sukoharjo, Wonogiri, dan Yogyakarta. Destinasi wisata ini juga sempat viral di media sosial. Mudah sekali menemukan foto-foto para pengunjung yang membagikan pengalaman berwisata dan menikmati keindahan Bukit Cinta Watu Prahu.

Fasilitas penunjang di Bukit Cinta Watu Prahu yang buka mulai pukul 07.00 WIB tergolong lengkap. Mulai dari area parkir kendaraan yang luas, musala, toilet, hingga warung makan. Pun dengan wahana seperti kolam renang, kolam terapi ikan, tempat bermain anak-anak, hingga panggung hiburan.

Menariknya, ada sebuah situs menarik yang menjadi cikal bakal penamaan tempat wisata ini. Tak lain adalah sebuah gundukan batu besar yang unik dan berbeda dengan jenis batu pada umumnya. 

Batu ini memiliki ukuran lebah sekira 7 meter dan panjang 30 meter. Masyarakat sekitar menyebut batu tersebut sebagai Watu Prahu alias Batu Perahu. Keberadaan Watu Prahu tak jauh dari gerbang masuk tempat wisata ini.

Untuk spot foto, jangan ditanya, banyak sekali. Bahkan sejak dari pintu masuk ke kawasan wisata, tangan rasanya sudah 'gatal' untuk segera mengeluarkan kamera. Namun sebelum masuk, pengunjung wajib mencuci tangan. Lalu petugas akan mengecek suhu tubuh pengunjung sembari mengingatkan untuk jaga jarak dengan pengunjung lain.

Ketika sudah melalui sejumlah protokol kesehatan, kini selamat datang di Bukit Cinta Watu Prahu. Untuk sampai ke puncak, Anda harus berjalan di jalan setapak yang sudah ditata dengan rapi. Meski menanjak, tapi tak butuh waktu lama untuk sampai ke puncak bukit. Hanya sekitar 5 hingga 10 menit. Banyak warung makan-minum yang bisa dijadikan sebagai tempat melepas lelah.

Untuk menghalau rasa lelah, Anda juga bisa mulai berfoto di spot-spot selfie yang sudah tersedia sejak dari bawah. Termasuk di anak tangga yang dicat warna biru dengan background tulisan Bukit Cinta Watu Prahu. Dari sini, Anda sudah dapat melihat wilayah Klaten dari ketinggian.

Jalan menanjak sedikit lagi, Anda akan segera sampai di puncak Bukit Cinta Watu Prahu. Sejumlah saung, rumah pohon, dan ayunan menjadi tanda, Anda sudah memasuki area puncak Bukit Cinta Watu Prahu. 

Begitu sampai di puncak, panorama alam tersaji di ketinggian. Bentang sawah, ladang, serta kawasan pegunungan begitu memanjakan mata dengan warna hijau segarnya. Lanskap ini berpadu dengan hamparan langit luas yang sukses memanjakan mata. Keindahan ini berpadu dengan pemandangan Klaten dari kejauhan serta kota lain seperti Sukoharjo.

Bila cuaca cerah, Anda dapat melihat gagahnya Gunung Merapi, Gunung Merbabu, dan Gunung Lawu. Waktu pagi hari juga menjadi waktu terbaik untuk menyambangi Bukit Cinta Watu Prahu. Sebab, Anda dapat menyaksikan detik-detik Matahari muncul dari ufuk timur atau dari arah Gunung Lawu. Namun datang pada siang hingga sore hari, juga sama cantiknya, kok.

Masih di area yang sama, Anda dapat memilih spot foto Instagramable. Sesuai namanya, sebagian besar spot foto Bukit Cinta Watu Prahu bertemakan cinta. Mulai dari dermaga cinta, sarang cinta, gardu pandang cinta, hingga yang terbaru yaitu spot pelangi. 

Bayangkan saja, Anda dan pasangan bisa berfoto bersama di spot romantis ini dengan background bentang alam yang benar-benar mempesona. Sukses bikin gagal move on!

Untuk menikmati keindahan dan romantisme di Bukit Cinta Watu Prahu, Anda hanya perlu merogoh kocek Rp 5 ribu untuk tiket masuk per orang serta Rp 2 ribu untuk parkir motor. Sangat murah, kan? Apalagi dalam harga tiket masuk tersebut sudah mencakup asuransi pengunjung.

Jadi, kapanlagi wisata murah meriah di Klaten dengan spot foto yang romantis? Segera agendakan wisatamu Bukit Cinta Watu Prahu. Jangan lupa untuk selalu melakukan protokol kesehatan dengan 3 M: mencuci tangan pakai sabun, memakai masker, dan menjaga jarak. (Kontributor)