Festival Jenang Solo Meriahkan HUT Ke- 281 Kota Solo

Festival Jenang Solo (FJS) 2026 kembali digelar sebagai perayaan warisan budaya sekaligus momentum spiritual dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-281 Kota Solo. Mengusung tema “Nirmala Nusantara”, festival ini akan berlangsung pada Selasa, 17 Februari 2026, pukul 08.00 – 11.00 WIB, bertempat di Koridor Ngarsopuro, Surakarta.

Festival Jenang Solo bukan sekadar agenda budaya tahunan, melainkan ruang bersama untuk merawat harmoni Nusantara melalui pusaka rasa bernama jenang. Tahun ini, FJS menghadirkan makna yang lebih mendalam melalui tema “Nirmala Nusantara” — sebuah ajakan untuk membersihkan batin, meruwat rasa, serta meneguhkan kembali nilai kebersamaan dalam kehidupan berbangsa dan bermasyarakat.

Makna “Nirmala Nusantara”

Kata Nirmala berasal dari bahasa Sanskerta yang tersusun dari kata Nir (tanpa) dan Mala (noda/cela), yang berarti suci, bersih, dan tanpa cela. Dalam khazanah kebudayaan Jawa, Nirmala memiliki makna spiritual yang mendalam: kesucian batin, ketulusan tanpa pamrih, serta kondisi jiwa yang selaras dengan kehendak Sang Pencipta.

Konsep ini erat kaitannya dengan tradisi ruwatan—sebuah proses membuang mala atau sengkala, agar manusia kembali pada keadaan yang jernih dan harmonis. Dalam simbolisme estetika Jawa, Nirmala juga dilambangkan dengan warna putih, yang merepresentasikan kesucian dan ketenteraman hidup (tentrem).

Melalui tema “Nirmala Nusantara”, Festival Jenang Solo 2026 hadir sebagai sumber inspirasi dan aspirasi di tengah dinamika kehidupan yang kerap diwarnai disharmoni, baik dalam lingkup mikro maupun makrokosmos. FJS 2026 membawa misi agar jenang—sebagai produk budaya—menjadi simbol perawatan Nusantara menuju kehidupan yang harmonis, indah, dan penuh kebersamaan.

 

Rangkaian Kegiatan

Festival Jenang Solo 2026 akan dimeriahkan dengan berbagai kegiatan budaya, antara lain:

• Pre Event Incip-incip Jenang di Solo Car Free Day

• “Bladahan” di Koridor Ngarsopuro

• “Ngiras Jenang” Bersama para pelajar SD

• Kirab Aneka Jenang

• Berbagi 15.000 Jenang dalam rangka HUT ke-281 Kota Solo

• Pasar Jenang

• Pagelaran Seni Budaya

• Masak Besar Jenang

Sebagai wujud keistimewaan tema tahun ini, untuk pertama kalinya akan diperkenalkan produk baru bernama Jenang Nirmala. Jenang Nirmala menjadi simbol kesucian rasa, doa, dan harapan menuju Nusantara yang tentrem, harmonis, dan indah. Kehadirannya diharapkan menjadi ikon baru yang memperkaya makna Festival Jenang Solo sekaligus mempertegas nilai spiritual dan budaya yang diusung.

 

Kolaborasi Budaya

Festival Jenang Solo 2026 diselenggarakan melalui kolaborasi Yayasan Jenang Indonesia (YJI) bersama Pemerintah Kota Surakarta, dengan dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Sinergi ini menegaskan komitmen bersama dalam menjaga dan mengembangkan warisan budaya sebagai identitas dan kekuatan bangsa.

Melalui Festival Jenang Solo 2026, masyarakat diajak untuk hadir, menyatu dalam pusaka rasa, serta merawat budaya bersama. Di tengah arus perubahan zaman, jenang menjadi pengingat bahwa harmoni, ketulusan, dan kebersamaan adalah fondasi utama dalam membangun Nusantara yang Nirmala.

Mari hadir dan menjadi bagian dari perayaan budaya penuh makna ini.

Bersama, kita rawat Nusantara menuju kehidupan yang tentrem, harmonis, dan indah. (Admin)

Bagikan
Text to speech