Libur Lebaran, Jumlah Pengunjung Ke Kawah Sikidang Terbatas

Liburan menjadi momen yang tepat  untuk menghabiskan waktu bersama keluarga bagi mereka yang tidak mudik saat lebaran. Di masa pandemi, wisatawan harus tetap mematuhi standar protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19 dan menaati ketentuan - ketentuan yang berlaku di daya tarik wisata, seperti halnya pemberlakuan model buka tutup masuk kawasan Kawah Sikidang. Apabila area parkir sudah penuh, maka akan ditutup sementara dan wisatawan diberi kesempatan untuk mengunjungi obyek wisata Dieng zona dua yang tak kalah unik dengan kisah ataupun ataupun legenda yang cukup menarik.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kab. Banjarnegara Drs. Agung Yusianto, M.Si menyampaikan bahwa masa pandemi ini jumlah kendaraan wisatawan yang masuk Kawah Sikidang dibatasi guna mencegah terjadinya kerumunan wisatawan. "Diberlakukan buka tutup oleh petugas di pertigaan komplek Candi Bima. Wisatawan untuk bersabar dan kami beri kesempatan untuk menikmati obyek wisata zona dua sebelum kembali berkunjung ke Kawah Sikidang," tuturnya.

Hal ini dibenarkan oleh Kepala UPT Dieng Banjarnegara Tri Utami, bahwa ini merupakan kesempatan wisatawan untuk menikmati keunikan obyek wisata yang lain di Kawasan Wisata Dieng Banjarnegara khususnya Dieng zona dua yaitu Kawah Candradimuka, Sumur Jalatunda, Telaga Merdada, Telaga Sewiwi dan Telaga Dringo yang jarak tempuhnya lumayan dekat sekitar 5 - 10 km dari obyek wisata zona satu,"ujarnya.

Dieng sebagai destinasi wisata unggulan di Jawa Tengah memiliki banyak daya tarik wisata. Secara administratif, sebagian wilayah Dieng berada di Kabupaten Banjarnegara. Beberapa potensi wisata di Dieng antara lain situs Candi, Kawah Sikidang, Kawah Candradimuka, Telaga Merdada, Telaga Dringo, Telaga Sewiwi, Sumur Jalatunda dan Museum Kailasa yang menyimpan artefak Candi Hindu kuno lengkap dengan sinema proses pembuatan candi. (Dien's-21/ Disparbud Kab. Banjarnegara)