Melepas Lelah Di Balkondes Borobudur, Rest Area Yang Santai Dan Asyik

Berwisata ke kawasan wisata Borobudur rasanya tidak cukup hanya dalam waktu sehari. Ada banyak spot wisata yang bisa disambangi. Yang pasti ada Candi Borobudur, kemudian candi di sekitarnya seperti Candi Mendut dan Candi Pawon. Belum lagi dengan aktivitas arung jeram di Sungai Elo, Sungai Progo Atas, dan Sungai Progo Bawah.

Setelah puas berwisata, lepaskanlah lelah dengan mengunjungi Balai Ekonomi Desa (Balkondes) yang berada di sekitar Candi Borobudur. Balkondes adalah wujud kerjasama desa dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Setidaknya ada Balkondes di sekitar Candi Borobudur. Masing-masing Balkondes memiliki fasilitas serta ciri khas masing-masing. Misalnya penginapan dengan suasana  perkampungan dan perdesaan, kuliner, kerajinan lokal, hingga fasilitas lain yang memanjakan sekalipun wisatawan hanya sekadar singgah untuk nongkrong dan ngopi.

Nah, dari 20 Balkondes yang berada di sekitar Candi Borobudur, ada Balkondes Borobudur. Lokasinya tak jauh dari Candi Borobudur atau sekitar 1,4 Km dengan waktu tempuh 4 menit. Balkondes Borobudur berada di Jalan Borobudur Ngadiharjo, Dusun Ngaran 2 RT 1 RW 6, Sawah, Borobudur, Kecamatan Borobudur atau berada di samping spot wisata Svargabumi.

Balkondes Borobudur bisa menjadi pilihan tepat bagi wisatawan yang hendak mencari rest area atau tempat istirahat sejenak. Mengusung konsep kafe sederhana yang dipadukan dengan sentuhan kuno dari bangunan serta kuliner tradisional khas Jawa menjadi identitas Balkondes Borobudur.

Ada banyak pilihan menu makanan yang disajikan di Balkondes Borobudur. Mulai dari pecel, mangut ikan wader dan lele, serta masakan Jawa yang saat ini mungkin sudah jarang ditemukan, yaitu daun pepaya, lompong, hingga talas.

Saat berada di Balkondes Borobudur, wisatawan akan dibawa ke nuansa seperti rumah simbah atau rumah nenek. Sebab wisatawan bisa menikmati suasana tenang dan segar sembari menyantap kuliner khas perdesaan. Di Balkondes Borobudur, wisatawan juga bisa merasakan nikmatnya kopi lokal dari daerah Magelang.

Jika sudah selesai beristirahat, tapi masih ingin berkeliling di daerah Candi Borobudur untuk mengunjungi balkondes dan destinasi wisata lain, tak perlu khawatir. Apalagi bagi wisatawan yang tidak memiliki kendaraan. Sebab ada banyak pilihan transportasi yang bisa disewa. Mulai dari andong, sepeda, hingga mobil VW dengan atap terbuka.

Tarif sewa sepeda dan naik andong bervariasi. Begitu juga dengan mobil VW, yaitu mulai Rp 350 ribu untuk dua jam perjalanan hingga Rp 700 ribu untuk durasi lima jam perjalanan. Tenang saja ada guide yang akan mengantarkan kita menuju destinasi wisata dan berkeliling wilayah Candi Borobudur. 

Bila sudah lelah berkeliling seharian di daerah Borobudur dan masih belum puas, tenang saja, wisatawan bisa kembali ke Balkondes Borobudur. Sebab di sini juga ada tempat penginapan yang berada di seberang kafe.

Konsep penginapan hampir sama seperti kafe. Properti utama yang digunakan adalah kayu. Tak lain untuk menambah hangatnya suasana menginap khas perdesaan.

Jumlah kamar di Balkondes Borobudur cukup banyak. Ada 20 kamar dengan kategori tertentu. Mulai dari single room satu rumah, couple room dengan dua kamar, serta tipe keluarga yang di dalamnya terdapat tiga kamar, dua kamar mandi, dan ruang tamu. Tarif menginap di Balkondes Borobudur cukup terjangkau, mulai dari Rp 450 ribu hingga Rp 1,5 juta.

Balkondes Borobudur buka setiap hari pukul 08.00-20.00 WIB. Bila ingin datang lebih pagi juga bisa, hanya saja perlu konfirmasi terlebih dahulu. 

Bagaimana, sudah siap untuk menjelajah wilayah di sekitar Candi Borobudur, kan? Hanya perlu atur waktu dan bujet, lalu maksimalkan pengalaman berwisata dengan tenang. Jangan lupa untuk selalu memperhatikan protokol kesehatan, ya. (Kontributor)