Sensasi Segar Di Sukan River Tubing Banyumas
BANYUMAS – Desa Panembangan, Kecamatan Cilongok, terus berinovasi mengembangkan kawasan wisata Svarga Mina Padi sebagai destinasi unggulan berbasis pertanian dan pemberdayaan masyarakat.
Berawal dari wahana river tubing pada 2020, kawasan ini kini bertransformasi menjadi destinasi terpadu dengan berbagai fasilitas menarik. Mulai dari gazebo yang berdiri di atas kolam ikan, kolam renang keluarga, mini tubing ramah anak, hingga paket edu wisata yang mengenalkan pertanian dan kearifan lokal. Dengan latar megah Gunung Slamet dan suasana pedesaan yang asri, Svarga Mina Padi menghadirkan pengalaman berlibur yang sejuk, alami, dan menenangkan.
Penanggung jawab river tubing, Destian, mengungkapkan antusiasme wisatawan terus meningkat. Pada akhir pekan, kunjungan dapat mencapai sekitar 500 orang, sementara hari biasa berkisar 100 orang. Dengan tiket Rp25 ribu per orang untuk lintasan sejauh 1,5 kilometer yang sudah termasuk layanan penjemputan, wisatawan bisa menikmati sensasi menyusuri aliran sungai yang segar dan aman. Tersedia pula paket lengkap dengan makan seharga Rp50 ribu, hingga paket wisata tematik seperti jeep tour dan mandi uap rempah sekitar Rp125 ribu. Reservasi dapat dilakukan dengan menghubungi kontak pengelola Sukan River Tubing.
Ketua BUMDes Panembangan, Bagas Agung Pambudi, menegaskan seluruh paket wisata dirancang berbasis pemberdayaan warga. Operasional tubing saja melibatkan sedikitnya 20 pemuda desa, belum termasuk pelaku UMKM, pengelola gazebo, hingga usaha rumahan seperti terapi uap rempah. Pengembangan desa wisata ini juga mendapat pendampingan dari Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Banyumas sebagai bagian dari program Trilas Bupati Sadewo Tri Lastiono dan Wakil Bupati Dwi Asih Lintarti.
Kolaborasi erat antara pemerintah desa, BUMDes, dan masyarakat menjadikan Svarga Mina Padi bukan sekadar destinasi yang indah secara visual, tetapi juga motor penggerak ekonomi desa. Dari sungai yang mengalir jernih hingga ladang yang membentang hijau, Panembangan membuktikan bahwa pariwisata berbasis desa mampu menghadirkan manfaat nyata bagi warganya. (Dinporabudpar Kab. Banyumas)