Tersihir Pesona Bukit Sikunir, Golden Sunrise-nya Bikin Ogah Balik

DATARAN Tinggi Dieng, Jawa Tengah tak pernah habis menawarkan pesonanya. Bentang alamnya yang begitu memesona, udara sejuk, keramahan warga, hingga keajaiban-keajaiban alam yang akan menyihir siapapun.

Dari sekian banyak destinasi wisata di Dieng, Bukit Sikunir menjadi yang paling favorit. Alasannya, bukit dengan ketinggian 2.300 mdpl ini menyajikan panorama yang memanjakan semua indra. Akses untuk mencapai ke Bukit Sikunir pun tergolong mudah, murah, dan ramah bagi semua kalangan.

Bukit Sikunir berada di Desa Sembungan yang merupakan desa tertinggi di Pulau Jawa. Desa yang masuk di Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo ini menjadi pintu masuk untuk menjelajah Bukit Sikunir. 

Untuk bisa sampai ke Bukit Sikunir, wisatawan hanya perlu mengarahkan kendaraan menuju Desa Sembungan. Lalu menyusuri jalan tengah desa untuk sampai ke area parkir di lereng Bukit Sikunir. Yang harus diperhatikan, ada beberapa ruas jalan yang sempit sehingga tetap waspada saat berpapasan dengan kendaraan lain, ya. 

Area parkir di lereng Bukit Sikunir mampu menampung puluhan hingga ratusan kendaraan. Nah, bagi yang ingin merasakan bermalam di lereng Bukit Sikunir, maka pilihan terbaik untuk berkemah di sini. Tak jauh dari lokasi parkir, terdapat lahan yang cukup luas untuk mendirikan tenda. Apalagi lokasi untuk berkemah berhadapan langsung dengan Telaga Cebong.

Salah satu keajaiban alam yang ditawarkan Bukit Sikunir adalah golden sunrise. Konon, pesona golden sunrise di Bukit Sikunir disebut yang terbaik se-Asia Tenggara. Bila ingin menikmati keajaiban alam ini, sangat disarankan untuk mendaki mulai pukul 04.00 hingga 05.00 WIB.

Untuk sampai ke puncak Bukit Sikunir, sebenarnya hanya perlu berjalan kaki selama 30-45 menit. Namun bagi yang benar-benar ingin menikmati pendakian dengan perjalanan santai, maka pendakian dapat ditempuh selama 1 jam.

Tak usah khawatir, jalur pendakian menuju Bukit Sikunir bukanlah jalur yang ekstrem seperti di gunung-gunung lain. Wisatawan akan melalui jalan setapak yang telah tertata rapi. 

Akses lain yang dibangun di Bukit Sikunir  untuk memudahkan wisatawan adalah jalan tangga. Wisatawan bisa berpegangan pada batang kayu atau besi agar tidak terpeleset saat jalan naik atau turun. Di sepanjang jalur pendakian juga telah diberi batas pengaman serta papan petunjuk yang akan mengarahkan wisatawan ke area puncak.

Walau terkesan 'mudah,' tapi jangan meremehkan, ya. Sebab, wisatawan tetap membutuhkan fisik yang prima. Jangan lupa juga memakai jaket, sarung tangan, atau penutup kepala untuk menghalau rasa dingin yang cukup menusuk tubuh. Serta bawalah air minum serta camilan yang bisa dinikmati sepanjang perjalanan.

Semua itu akan terbayar lunas setelah sampai di area puncak Bukit Sikunir yang tergolong luas. Panorama matahari terbit dari ufuk timur akan menyambut wisatawan. Warna keemasan yang terpendar dari cahaya matahari seakan menghapus rasa lelah. Pemandangan ini benar-benar menyihir siapapun yang datang hingga membuatnya malas pulang.

Selain golden sunrise, pesona lain yang ditawarkan dari sekitar Bukit Sikunir adalah pemandangan delapan gunung. Hanya dengan memutar badan, wisatawan dapat melihat sejumlah gunung di Jawa Tengah. 

Yang paling jelas di depan mata adalah Gunung Prau, Gunung Sindoro, dan Gunung Sumbing. Sementara yang terlihat dari kejauhan adalah Gunung Merapi, Gunung Merbabu, Gunung Lawu, Gunung Slamet, serta kawasan pegunungan lain.

Wisatawan dapat melihat semua gunung ini dengan satu catatan: cuaca cerah. Jika mendung, tentu saja hanya ada satu atau dua gunung yang terlihat. Panorama lain yang dilihat dari Bukit Sikunir adalah Telaga Cebong.

Puas menikmati segala macam keindahan ini, wisatawan dapat kembali turun. Lalu rehat sebentar di sejumlah warung yang berada di sekitar area parkir. Di sana wisatawan dapat menikmati sejumlah kuliner khas Dieng. Misalnya manisan carica, kentang goreng, kentang rebus, atau jajanan lain. Jangan lupa untuk membeli suvenir seperti kaus, topi, atau syal sebagai buah tangan untuk keluarga di rumah.

Soal fasilitas di sekitar Bukit Sikunir pun tergolong lengkap. Adanya toilet di sepanjang jalur pendakian, musala, serta rest area yang cukup memadai untuk beristirahat sejenak. 

Tertarik untuk berkunjung ke Bukit Sikunir? Yuk, persiapkan diri. Jangan lupa untuk selalu mematuhi protokol kesehatan seperti mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak. Jangan lupa juga untuk selalu membuang sampah pada tempatnya. Selamat berwisata. (Kontributor)
 

Halaman 1 2