Wisata Masa Lalu Di Museum Jawi Sukoharjo

Bagaimana rasanya wisata masa lalu? Wisata yang menumbuhkan kenangan dan nostalgia atas peristiwa di masa yang telah berlalu. Cobalah datang ke Museum Jawi Sukoharjo.

Museum di Dukuh Jarak, Desa Tanjung, Kecamatan Nguter, Kabupaten Sukoharjo ini menyimpan barang-barang antik khas Jawa. Antonius Bimo Wijanarko atau Kokor adalah pendiri sekaligus pemilik museum. Ia juga seorang kurator Museum Rekor Indonesia Sukoharjo (MURESKO). 

Didirikan pada 20 Oktober 2018 di lahan sesluas 2400 meter persegi, pemilik mulai membangun rumah Joglo dua tahun setelahnya dan melengkapinya dengan alat-alat khas Jawa. Ada koleksi perunggu kuno, lampu teplok, lampu petromak berbahan bakar spirtus, lampu thinthir, dan masih banyak lagi.

Suka bersepeda? Di sini pengunjung bisa menjumpai sepeda onthel yang eksis di era 1950an - 1970an sebelum akhirnya tergeser dengan kehadiran sepeda jengki dan sepeda gunung. 

Suka menjahit? Museum ini punya koleksi mesin jahit paling legendaris adalah mesin jahit Butterfly dan Singer.  

Bagaimana jika bernostalgia dengan mesin ketik manual?

Masihkah mengenali peralatan dapur yang pernah digunakan orang-orang terdahulu? Ada beragam bentuk gerabah tanah liat.

Tak hanya itu, Museum Jawi juga menyimpan uang kertas 1 Rupiah bergambar Bung Karno, hingga logam mata uang kuno yakni koin Ratu Juliana yang ditemukan secara tidak sengaja di Batam, Kepulauan Riau.

Jadi, bagaimana rasanya wisata masa lalu? Temukan jawabannya di Museum Jawi Sukoharjo. (Wiwin/ Kontributor)