TARI DOLALAK
Tari akulturasi Jawa dan Eropa. Pada masa penjajahan, tentara Belanda sering menari-nari dengan menggunakan seragam militer dan disertai dengan lagu-lagu yang mengandung sindiran di sajaknya. Kata Dolalak sebenarnya berasal dari notasi Do La La, yang merupakan bagian dari notasi kemudian berkembang dalam dialek Jawa menjadi Dolalak. Tarian ini diiringi beragam alat musik seperti jidhur, terbang, dan kendang, membuat dolalak sangat menarik untuk disaksikan.