Asyiknya Rekreasi Keluarga Di Batang Dolphin Centre

Setelah tutup untuk sementara waktu, Batang Dolphin Centre (BDC) kembali dibuka untuk umum. Tak hanya bisa menjadi sarana untuk rekreasi, BDC juga bisa menjadi wahana edukasi ketika wisata bersama keluarga. 

BDC terletak di area Pantai Sigandu, Kecamatan Batang yang berbatasan dengan Kecamatan Kandeman. Aksesnya yang mudah menjadi salah satu alasan wisata ini moncer bagi masyarakat sekitar. Pengunjung hanya membutuhkan sekitar 10 menit saja dari Alun-alun Batang untuk sampai ke sana. Daya tarik wisata ini buka mulai pukul 09.00 sampai dengan 17.00 WIB. 

 

Dengan tiket  seharhaRp40 Ribu per orang, pengunjung dapat menilik aneka satwa yang ada di sana. Mulai dari satwa reptil, aneka burung, unta, gajah dan lainnya. Suasana tempat tinggal para hewan pun dibuat semirip mungkin dengan habitat aslinya. Untuk menambah kesan atraktif, pihak pengelola juga mengkonsep dengan tampilan per benua. Di sini, terdapat tampilan benua Asia dan Afrika. Tak hanya binatang endemik khas benua tersebut, di sana juga disiapkan spo-spot khusus untuk berswafoto ataupun spot ikonik per benua. 

 

Selain itu, itu dengan modal tiket tersebut kita juga bisa menonton secara langsung atraksi pintar lumba-lumba. Atraksi ini tentunya dapat memanjakan mata kita, terutama bagi anak-anak. Pasalnya lumba-lumba ini tak hanya bisa melakukan berbagai gerakan, seperti menari dan melompat, namun juga bisa melakukan penghitungan matematika sederhana. Tak ayal, anak-anak bisa jadi lebih semangat belajar lantaran tak mau kalah dengan lumba-lumba. Sehabis show, para pengunjung juga diperbolehkan untuk berfoto bersama lumba-lumba. Hanya saja memang selama pandemi Covid-10 ini, pihak BDC masih menonaktifkan layanan ini.

Sebenarnya di kondisi normal masih banyak hal yang bisa dilakukan bersama lumba-lumba. Salah satunya, Batang Dolphin Centre menyedikan layanan terapi bagi anak dengan syndrom autis. Dimana ada terapi khusus yang dibantu dengan bantuan lumba-lumba. Untuk biayanya pihak BDC mematok sekitar Rp250 Ribu per terapi. 

Dalam adaptasi kebiasaan baru ini, pihak BDC telah mempersiapkan semua sarana dan prasarana sesuai protokol kesehatan untuk menunjang pencegahan penyebaran virus corona serta physical distancing. Pihak BDC  juga memberlakukan aturan baru, seperti pengunjung wajib memakai masker atau face shield, suhu harus di bawah 38 derajat, batasan pengunjung hanya 300-500 orang. Untuk rombongan wisata akan dilakukan kunjungan bergantian maksimal 20 orang dipandu oleh pemandu wisata dari BDC.

 

Tidak hanya itu, setiap memasuki perpindahan area satwa, telah disediakan tempat cuci tangan, adanya batas jaga jarak interaksi dengan satwa.Sedangkan untuk pertunjukan, pengunjung yang masuk akan dibatasi dan diminta untuk bergantian di sesi selanjutnya. Masa pandemi ini, untuk sementara tidak ada aktivitas tunggang kuda, gajah dan aktifitas pengunjung memberikan makan. (Novia)