Pendakian Gunung Ungaran Jalur Basecamp Mawar

Berbicara tentang Gunung Ungaran tentu sudah tidak asing lagi bagi pendaki Jawa Tengah. Pasalnya, gunung dengan ketinggian 2050 meter di atas permukaan laut ini menjadi salah satu gunung yang cocok untuk pemula.

Sebenarnya, Gunung Ungaran ini bisa dicapai dari banyak jalur seperti jalur Medini, jalur Gedong Songo, dan dua jalur yang sudah ditutup yaitu jalur Curug Lawe serta jalur Nglimut.

Jika lewat jalur Medini, baik motor ataupun mobil bisa sampai di desa terakhir yaitu Promasan namun dengan jalanan yang berbatu dan ala kadarnya. Kebanyakan pendaki pemula biasanya menggunakan jalur Basecamp Mawar karena jalurnya yang lebih terawat dan parkir yang aman.

Tidak membutuhkan perjalanan waktu yang cukup lama dari basecamp menuju ke puncak. Biasanya membutuhkan waktu sekitar 7 sampai 12 jam bagi pemula untuk bisa berteriak di atas puncaknya.

Tiket Masuk dan Fasilitas Parkir

Setelah mengisi formulir pendakian dan membayar retribusi sekitar 15 ribu rupiah per orang. Pendaki bisa langsung masuk ke area hutan untuk melanjutkan perjalanan.

Dari Basecamp Mawar ke Pos 1 tidak terpaut jauh karena hanya membutuhkan waktu setengah jam saja. Selama perjalanan didominasi oleh hutan pinus yang cukup lebat dan hutan campuran.

Pendaki bisa melanjutkan perjalanan lagi selama setengah jam untuk sampai di sungai kecil. Di sini, pendaki bisa mengisi air sebagai persediaan saat naik ke atas puncak nanti atau sekedar membasuh tangan dan kaki saja.

Dari sungai kecil, jalur yang dilewati oleh pendaki selanjutnya akan lebih menanjak dan menguras energi. Beberapa tanjakan sangat terjal bahkan jika sedang musim hujan bisa membuat pendaki tergelincir.

Beberapa titik lokasi nantinya memiliki jalur basah dan berlumpur yang menjadi sarang lintah. Saat musim penghujan tak heran banyak pendaki yang terganggu karena hewan berlendir ini. Sebagai saran, bawalah semprotan yang berisi air garam atau tembakau untuk mengusir lintah ini.

Pos Kolam Renang Unik Hanya Ada Di Gunung Ungaran

Sampai akhirnya pendaki akan sampai di pos kolam renang. Sesuai namanya, tempat ini memang terdapat fasilitas kolam renang dengan air bersumber dari Gunung Ungaran. Tak hanya itu saja, terdapat shelter dan rumah warga yang ada di sekitarnya untuk digunakan berteduh saat hujan tiba.

Perjalanan selajutnya hanya berupa jalan berbatu yang lebar karena biasa digunakan untuk jalur mengangkut hasil kopi atau kayu. Selama perjalanan, pendaki akan disuguhi pemandangan kebun kopi yang cukup luas dan rimbun.

Menurut warga sekitar, dari pos ini sebetulnya bisa langsung menuju ke puncak Ungaran. Namun jalur yang dilewati memang tidak resmi dan mungkin sudah tertutup oleh rerumputan liar.

Setelah melewati kebun kopi maka pendaki akan sampai di perbatasan kebun kopi dan kebun teh. Masyarakat sekitar menyebutnya dengan nama pertigaan karena terdapat dua jalur yaitu ke arah puncak dan ke arah Desa Promasan.

Di tempat ini saat siang hari memiliki pemandangan yang sangat indah. Hamparan luas kebun teh yang hijau dan membentang luas cukup menyegarkan pikiran.

Summit Attack Gunung Ungaran

Ada dua pilihan bagi pendaki, pendaki bisa melanjutkan perjalanan menuju puncak Ungaran langsung atau berkemah dahulu di Desa Promasan satu malam untuk mengisi air atau sekedar menikmati suasananya. 

Jika memutuskan untuk lanjut menuju puncak, maka disarankan untuk beristirahat sejenak di pertigaan ini untuk mengisi tenaga.

Dari pertigaan sampai ke puncak membutuhkan waktu sekitar 3-6 jam tergantung dari lamanya mengambil waktu istirahat selama perjalanan. Jalur yang menanjak dan sesekali melewati pohon yang tumbang dan bebatuan besar sangat menguras tenaga.

Saat sampai di bukit kecil pertama, pendaki akan disuguhi pemandangan yang sangat luas. Terlihat Desa Promasan yang kecil dan pemandangan yang mengarah ke Kabupaten Semarang.

Saat musim hujan memang perlu ekstra hati-hati karena saat perjalanan dari bukit menuju ke puncak bisa dihadang oleh badai besar. Angin kencang beserta kabut yang dibawa bisa membutakan pendaki untuk mengambil jalan yang salah.

Beberapa jalan kecil memang terlihat karena warga sekitar biasa menggunakannya untuk berburu atau menuju ke sisi lain Gunung Ungaran.

Setidaknya menghabiskan 30 menit untuk sampai di puncak Gunung Ungaran. Di puncaknya terlihat area yang cukup lapang dengan tiga tugu dan satu tiang bendera Merah Putih.

Saat tidak ada halangan dari awan atau kabut, akan tampak pemandangan Semarang yang megah, Laut Jawa dan gunung lain yang ada di sekitar Gunung Ungaran.

Baik sunrise ataupun sunset memiliki keindahan yang tidak terbayangkan. Itulah mengapa gunung ini masih menjadi favorit bagi para pendaki Jawa Tengah. (Nico/ Kontributor)