Sejuta Pesona Desa Wisata Ngargoretno Di Lereng Menoreh

Kopi, Teh, Madu, dan Susu mungkin terdengar biasa saja karena mudah dijumpai. Namun, bagaimana jika Anda bisa mencicipi semuanya secara langsung dari peternak dan petani di sebuah desa di Lereng Menoreh? Pasti terasa istimewa. Seperti apa pesona desa ini?

Desa Wisata Ngargoretno adalah sebuah desa indah berjarak sekitar 11 km dari Candi Borobudur. Dikutip dari situs resmi desangargoretno.com, secara geografis Desa Ngargoretno berbatasan secara langsung dengan Desa Giripurno di sebelah timur, Desa Paripurno di sebelah utara, Desa Kalirejo di sebelah barat dan berbatasan langsung dengan Kabupaten Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta di sebelah selatan. Desa ini memang terletak di Lereng Pegunungan Menoreh. Tak heran bila tanahnya subur dengan hasil alam yang melimpah.

Potensi alam tersebut coba digali oleh masyarakat Desa Ngargoretno untuk memajukan desa melalui pariwisata yang menggeliat sejak tahun 2016. “Kami menawarkan konsep wisata edukasi sekaligus konservasi alam,” ujar Soim, pemilik Kandang Kang Im beberapa waktu lalu.

Soim menjelaskan bahwa di Desa Ngargoretno pengunjung dapat merasakan sensasi memerah susu kambing etawa secara langsung. Seperti layaknya anak kambing (cempe) menyusui, memerah sapi harus dilakukan dengan sentuhan lembut, tulisnya di Instagram @kandang_kang.im.

Pengalaman lainnya yang tak kalah berkesan ialah nongkrong di kafe madu milik peternak madu. Pengunjung dapat mencicipi madu yang diambil langsung dari sarangnya. Lokasinya di ketinggian di antara hutan akan membuat pengunjung betah. Minum segelas teh hangat dicampur madu dan menikmati gorengan geblek, semacam aci digoreng.

Bagi para pecinta kopi, pengunjung dapat mencoba meracik sendiri kopi liar khas Ngargoretno, yakni kopi merah. Dinamakan kopi merah karena desa ini memiliki bukit batu marmer merah. Terdapat pula paket membatik, membuat jamu, dan paket-paket menarik lainnya yang dapat dilihat di situs resmi desangargoretno.com

Keistimewaan alam Desa Ngargoretno lainnya yang tak kalah menarik ialah Museum Alam Marmer Merah Menoreh. Inilah bukit marmer berwarna merah yang langka dan hanya satu-satunya di Indonesia. Sungguh potensi alam yang sangat kaya dan berharga.

Wisatawan yang berkunjung ke Ngargoretno umumnya berkelompok. Mereka mengeksplor Desa Ngargoretno dengan menggunakan jeep atau shuttle yang tersedia melintasi jalan sempit dan berkelok. Keseruan ini pastinya akan memberikan pengalaman yang berkesan.

Selain itu, tak lama lagi akan segera hadir tempat wisata baru di salah satu puncak Menoreh. Tumpeng Menoreh, Namanya. Soim menjelaskan bahwa lokasi tersebut akan menjadi pusat kuliner Gelangprojo (Magelang, Kulonprogo, Purworejo).

Wah, sudah tidak sabar rasanya mengunjungi Desa sejuta pesona ini. (VJT)