Wajik Jenang Krasikan

Sejak tahun 1964, Mbah Rajak (90 tahun sekarang) telah memproduksi wajik jenang dan krasikan menggunakan peralatan dapur tradisional, seperti tungku tanah dan kayu bakar. Pengolahannya memerlukan antara lain gula merah, santan, beras ketan, dll untuk membuat camilan ini. Setiap hari menghasilkan 10 kg untuk setiap jenis makanan ringan. Karena serba sepuluh maka dikenal dengan Ngolah Sedoso-nan (ngolah: pembuatan, sedoso: sepuluh). Rumah produksi terletak di Desa Cantel Wetan, sekitar 500 meter ke utara / belakang kompleks Kantor Pemerintah Kabupaten Sragen.