5 Cara Menikmati Candi Borobudur Ala Generasi Milenial

Kemegahan Candi Borobudur  selalu mempesona siapa saja yang datang berkunjung. Ternyata, ada banyak cara menikmati warisan budaya abad ke 9 ini. Apa saja? Ini dia.

Naik sampai Puncak Candi Borobudur

Berkunjung ke Candi Borobudur artinya Anda harus mempersiapkan diri untuk menjelajahi setiap sudut Candi. Candi Borobudur memiliki 10 tingkat yang terdiri dari 6 tingkat berbentuk bujur sangkar, 3 tingkat berbentuk bundar melingkar dan sebuah stupa utama sebagai puncaknya. Siapkan bekal air minum yang cukup, penutup kepala atau payung, jika Anda datang pada siang hari.

Menikmati Sunrise dan Sunset dari Puncak Candi Borobudur

Ingin merasakan pengalaman dan suasana yang lebih istimewa? Anda dapat mengunjungi Candi Borobudur pada pagi atau sore hari dengan berjalan kaki dari Hotel Manohara menuju Candi. Sesampainya di puncak,  Anda akan menyaksikan keindahan panorama sekeliling Borobudur yang dikelilingi oleh gugusan pegunungan saat matahari terbit atau tenggelam.

Melihat Siluet Candi Borobudur dari Punthuk Setumbu dan Bukit Rhema

Di sekitar Candi Borobudur terdapat spot sunrise favorit bagi para wisatawan nusantara dan mancanegara, yaitu Punthuk Setumbu. Dari sini, Anda juga dapat melihat siluet Candi Borobudur dari kejauhan. Begitu pula saat Anda berwisata ke Bukit Rhema. Silakan masuk dan naik ke puncak bangunan berbentuk Ayam yang mahsyur sebagai tempat shooting film “Ada Apa dengan Cinta 2”.

Berkeliling dengan Andong atau Bersepeda

Candi Borobudur dikelilingi oleh desa-desa yang masih asri dengan panorama khas pedesaan, berupa persawahan, irigasi, dan rumah tradisional. Anda dapat berkeliling dengan menaiki Andong atau Sepeda ontel dengan melewati rute Jl. Borobudur, Ngadiharjo. Tak Jauh dari Balkondes Borobudur, terdapat area persawahan dengan latar puncak Candi Borobudur yang terlihat di antara hijaunya pepohonan.

Mengikuti Borobudur Marathon

Borobudur Marathon adalah ajang lari internasional yang memadukan unsur olahraga, wisata, dan budaya. Keunikan Borobudur Marathon dibandingkan event lari lainnya ialah rute yang mengelilingi desa-desa di sekitar Borobudur yang masih asri. Anda juga akan merasakan keunikan budaya dan keramahan masyarakatnya di sepanjang rute yang Anda lewati.