Liburan Ala Pedesaan Di Desa Wisata Pandansari Batang

Akhir pekan atau hari libur adalah waktu yang tepat untuk berkumpul bersama keluarga. Apabila Anda ingin menikmati suasana pedesaan, Desa Wisata (Deswita) Pandansari bisa menjadi pilihan. Terletak di Desa Pandansari Warungasem, Batang, objek wisata ini mulai dirintis sejak 2012 lalu. Akses menuju lokasi ini pun tak sulit, dan hanya membutuhkan waktu sekitar setengah jam perjalanan dari Alun-alun Batang. 

Suasana khas pedesaannya mampu menjadi tempat cuci mata bagi yang sudah lama berdiam di rumah aja. Dengan berbagai permainan, semacam tubing, rafting dan out bound bisa menjadi pilihan untuk memompa adrenalin. Tak hanya untuk dewasa saja, wisata Deswita Pandansari tentunya juga ramah anak.  Bahkan anak pun bisa menikmati aneka kegiatan khas pedesaan di Deswita Pandansari. 

 

Pengelola Deswita Pandansari, Aminudin menjelaskan, pihaknya pun kini memiliki, salah satunya out bound mandiri dengan biaya Rp 35 ribu per orang. Selain outbound mandiri pihaknya juga punya beberapa paket wisata lainnya. Seperti paket outbound kid mulai Rp 45 ribu per orang, River Tubing mulai Rp 50 ribu per orang, Family gathering mulai Rp 90 ribu per orang, Out Bound dewasa mulai Rp 75 ribu per orang, Camping mulai Rp100-150 ribu per orang, dan outbound plus hiking mulai Rp 100 ribu per orang. 

"Biasanya kami outbound untuk kelompok. Karena umumnya yang outbound dari sekolah-sekolah. Saat ini, kami sediakan outbound mandiri, cocok untuk keluarga kecil yang ingin seru-seruan bermain di Deswita Pandansari. Harga tersebut pun sudah termasuk paket ayam geprek," jelasnya. 

 

Untuk outbound sendiri ada beberapa permain edukatif yang akan diikuti. Seperti ketangkasan, menanam padi dan terjun ke sawah, serta permainan lainnya. Tentunya dengan serangkaian permainan ini bakal memberikan pengalaman liburan yang mengesankan bagi anak-anak. Terlebih bagi anda yang hidup jauh dari hijaunya suasana pedesaan. 

Tak hanya itu, Deswita Pandansari juga memiliki Kedai Jerli yang menjual masakan khas rumahan, dan juga ada beberapa UMKM masyarakat. Jika berkunjung ke sini, pengunjung juga bakal berkesempatan mencicipi renyahnya Opak Khas Pandansari. Terlebih kriuknya opak ini dipadukan dengan cocolan sambal gula merah yang menggugah selera. Sangat cocok dinikmati seusai beraktivitas fisik di Deswita Pandansari. 

"Opak Pandansari punya kenangan tersendiri bagi masyarakat. Dan kini pengrajinnya mulai berkurang lantaran sudah tergerus zaman. Oleh karenanya kami ingin mendukung agar opak ini tidak punah. Karena opak Pandansari juga sudah moncer ke luar daerah. Bahkan banyak pengunjung dari luar daerah yang bernostalgia dengan opak Pandansari melalui wisata ini,” pungkas Aminudin. (Nov)