Kemit Forest : Hutan Kekinian Di Cilacap

Sebelum media sosial seramai sekarang, banyak tempat yang biasa saja bahkan tidak ada yang mengenalnya. Tempat yang dulu hanya dihuni pepohonan yang rindang dan berteduh burung, bisa menjelma menjadi tempat yang paling dicari di internet. Dan tak sedikit juga yang penasaran sampai jauh-jauh mendatanginya. Tempat untuk singgah sejenak, melepas penat.

Coba sebutkan? Pasti banyak tempat seperti ini di daerahmu.

Di Cilacap ada Kemit Forest yang setidaknya sampai saat ini masih terus ada dan berkembang. Tidak hanya menjadi tempat populer sesaat saja. 

Dulu, jangankan nama Kemit Forest terdengar. Wujudnya saja hanya hutan pinus lebat yang ada satu jalan rusak di tengahnya sebagai penghubung antar desa. Pada mulanya, jalan menuju ke sana dalam kondisi rusak parah. Nyaris tidak terlihat ada aspalnya. Fasilitasnya pun bisa dibilang seadanya yang dikelola oleh warga sekitar. Ada ayunan, panggok, dan warung yang sederhana terbuat dari bambu. Untuk menjadi tujuan wisatawan dari luar kota belum begitu menarik.

Namun dengan kekuatan media sosial dan dibantu pengelola dari swasta, Kemit Forest mulai dikenal banyak orang. Awalnya hanya muda-mudi sekitar yang berfoto di pinggir jalan berlatar pohon pinus yang lebat. Akhirnya dibukalah lahan yang kemudian sampai sekarang menjadi Kemit Forest yang kita kenal dengan fasilitas dan wahana yang jauh lebih memadai.

Kemit Forest berada di Jl. Srikaya, Desa Karanggedang, Kecamatan Sidareja atau sekitar 50 km dari pusat kota Cilacap. Jauh dari pusat kota membuat Kemit Forest cocok untuk pergi dari kebisingan dan kebosanan dari rutinitas. Dengan rindangnya pohon pinus membuat suasana menjadi sejuk. Ditambah lokasi yang berada di ketinggian membuat kita bisa melihat pemandangan Kecamatan Sidareja dari atas ketinggian. Tenang, jalan menuju Kemit Forest sekarang sudah berbeton. Aman dilalui motor dan mobil. Mau bawa rombongan? Bisa.

Selain pemandangan yang bagus, di Kemit Forest juga ada banyak wahana yang cocok untuk anak-anak hingga dewasa. Dari yang sendiri, berdua, bertiga, sampai rombongan satu bus. Dari yang gratis hingga berbayar semuanya ada. Tinggal pilih sesuai anggaran dan selera.

Wahana apa saja yang bisa dicoba di Kemit Forest?

Ada beberapa spot foto berbayar seperti ayun gantung, cafe geong, sepeda udara, dan de` lounge. Hanya de` lounge yang tidak berada di atas ketinggian atau digantung. De` lounge berbentuk panggung dengan tempat duduk dan tenda kerucut sebagai ciri khasnya. Ayun gantung dan sepeda udara hanya boleh dinaiki satu orang. Sedangkan cafe geong bisa menampung dua orang. Selain itu juga ada swing shakers, flying fox, panahan, paint ball, dan titian tali. Untuk anak-anak ada kereta anak, pesawat putar, dan playground dengan beberapa permainannya.

Eits, ada wahana baru juga loh di Kemit Forest yang harus kalian coba juga. Ada sarang burung, paralayang, sky bridge dan rumah kurcaci. Dan pastinya akan terus bertambah lagi agar pengunjung yang datang semakin betah dan nyaman. Harga tiket masuk dan per wahana juga terjangkau, dari 5.000 sampai 20.000 rupiah. Atau harga paket juga ada. Seru kan? Yuk, mampir ke Kemit Forest.(Kasih)